
Polri melalui Polda Jawa Tengah menurunkan ratusan personel serta tim anjing pelacak (K9) untuk memperkuat upaya pencarian korban tanah longsor Desa Cipendeuy, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Kehadiran K9 tersebut menjadi unsur krusial dalam mempercepat deteksi keberadaan korban di bawah tumpukan tanah dan reruntuhan, terutama medan yang berat membuat proses pencarian harus dilakukan secara manual. Hingga Sabtu (15/11), tim SAR gabungan masih berupaya menemukan 20 warga yang dilaporkan hilang, terdiri atas 6 warga Dusun Tarukahan dan 14 warga Dusun Cibuyut. Sebelumnya, tiga warga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Terus Mengabdi Dengan Humanis Wujud #PelayananPolisi Maksimal Untuk Masyarakat
“Personel Polri sebanyak 205 personel diturunkan untuk membantu proses pencarian korban di hari ke-2 dengan melibatkan tim anjing pelacak atau K9 gabungan,” tutur Kapolres Cilacap, Kombes Pol. Dr. Budi Adhy Buono, S.H., S.I.K., M.H., Sabtu (15/11).

Tinggalkan Balasan