Polres Kutai Timur Beri Kebahagiaan Masyarakat Sekitar Polsek Muara Bengkal Dengan Penyaluran Bapokting Murah

 

Kutai Timur. Dalam rangka mendukung program pemerintah, Gerakan Pangan Murah (GPM) masih diselenggarakan hingga hari ini di Polsek Muara Bengkal di Pimpin oleh Kapolsek Muara Bengkal AKP Rahmat Hartoyo. Program ini juga diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT RI ke-80 yang jatuh pada Minggu (17/8/2025).

 

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menyatakan, GPM diselenggarakan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bapokting yang terjangkau. Selain itu, guna memastikan bahwa pendistribusian bahan bapokting langsung ke masyarakat, sehingga mengurangi resiko kelangkaan.

 

“Dengan semangat kemerdekaan, kami hadir untuk menyalurkan bahan pokok ke masyarakat dan menjaga kestabilan harga bahan pokok penting lainnya,” ujar Kapolres Kutai Timur, Sabtu (16/8/2025).

 

Disampaikan Kapolres, hari ini disalurkan 130 paket sembako yang terdiri dari beras 5 Kg, gula 1 Kg, dan minyak goreng 2 liter. Satu paket bapokting dihargai Rp116.000.

 

“Ini wujud komitmen Polri untuk memberikan kebahagiaan kepada masyarakat dengan menyalurkan bapokting di bawah atau setidaknya sama dengan HET,” ungkap Kapolres.

 

Dengan adanya GPM, diharapkan ekonomi masyarakat Kutai Timur tetap stabil. Meskipun kenaikan harga bapokting sempat terjadi satu bulan terakhir.

 

Sebelumnya, untuk memastikan stok beras di pasaran, Kapolres juga melakukan sidak pasar tradisional dan beberapa toko sembako di Kota Sangatta. Dengan dilakukannya sidak ini diharapkan bisa mencegah kelangkaan dan lonjakan harga yang tidak wajar, serta memastikan pasokan bahan pangan tetap mencukupi bagi masyarakat.

 

Dalam sidak tersebut, Kapolres berinteraksi langsung dengan para pedagang untuk mendapatkan informasi terkait harga dan ketersediaan bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, gas, serta kebutuhan pokok lainnya.

 

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar,” ujar Kapolres, Jumat (13/8/25).

 

Lebih lanjut Kapolres Kutim menyatakan, dari hasil sidak ditemukan stok bahan pokok masih mencukupi dan harga relatif stabil. Namun, terdapat sedikit kenaikan pada beberapa komoditas.

 

“Polres Kutai Timur akan berkerja sama dengan instansi terkait untuk melakukan pengawasan dan menjalan program GPM (Gerakan Pasar Murah) guna mengantisipasi potensi kelangkaan bahan pokok dan memastikan distribusi berjalan lancar serta diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Kutai Timur tetap terjaga,” jelas Kapolres.