
**PALEMBANG** – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumsel bersama Tim DVI Pusdokkes Mabes Polri melaksanakan proses identifikasi terhadap korban kecelakaan maut yang melibatkan Bus ALS dan truk tangki PT Seleraya pada Senin (11/05/2026). Sebanyak 16 kantong jenazah telah tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk menjalani pemeriksaan mendalam oleh tenaga ahli medis Kepolisian.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa proses identifikasi ini dilakukan secara profesional dan teliti guna memastikan identitas seluruh korban dapat diketahui dengan tepat. Langkah ini menjadi krusial mengingat sebagian besar korban mengalami luka bakar serius akibat kebakaran hebat yang dipicu oleh tabrakan di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Tujuan utama dari pelibatan Tim DVI ini adalah memberikan kepastian hukum dan kemanusiaan bagi keluarga korban melalui pengumpulan data *ante-mortem* dan *post-mortem*. Selain melakukan identifikasi, Polri juga telah membuka layanan posko informasi di RS Bhayangkara untuk membantu pihak keluarga memperoleh data resmi terkait perkembangan proses identifikasi para korban meninggal dunia, yang saat ini tercatat sebanyak 16 orang.
Upaya identifikasi masih terus berlangsung intensif terhadap sejumlah korban yang belum terdata secara lengkap. Kepolisian memastikan bahwa seluruh prosedur dijalankan dengan standar operasional yang tinggi guna mempermudah proses penyerahan jenazah kepada pihak keluarga. Hingga saat ini, situasi di lingkungan RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang dilaporkan tetap aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan