Intan Jaya bersama Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bergerak cepat memberikan klarifikasi terkait informasi yang meresahkan masyarakat. Pihak berwenang memastikan bahwa benda yang sebelumnya viral di media sosial dan dinarasikan sebagai bom atau ranjau di Gereja Kingmi Jemaat Sion Jaindapa Klasis Nabia, Kampung Sugapa Lama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, adalah murni bukan bahan peledak maupun ranjau.

Kepastian hukum dan fakta di lapangan ini diperoleh setelah jajaran unsur Pemerintah Daerah Intan Jaya bersama personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 melaksanakan koordinasi intensif, verifikasi lapangan, serta pengecekan langsung di lokasi penemuan. Langkah taktis dan preventif ini dilakukan guna meluruskan disinformasi atau berita bohong (*hoax*) yang beredar di tengah masyarakat, sekaligus mencegah timbulnya kepanikan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah.

Melalui klarifikasi resmi dan sinergi ini, aparat keamanan serta pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi digital yang belum jelas kebenarannya. Seluruh rangkaian proses verifikasi di lapangan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta situasi kamtibmas di Distrik Sugapa dilaporkan tetap kondus

if.