Hotspot Meningkat, Kapolres Kutai Timur Tegaskan Larangan Pembakaran Lahan

KUTAI TIMUR — Lonjakan suhu udara dalam beberapa hari terakhir di Kabupaten Kutai Timur yang disertai kemunculan sejumlah titik panas (hotspot) menjadi sinyal serius meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Situasi ini menuntut kewaspadaan tinggi serta keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

 

Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan larangan keras terhadap praktik pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Ia menilai, kondisi cuaca panas saat ini sangat rentan memicu kebakaran yang berdampak luas, tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga kesehatan dan aktivitas masyarakat.