Sat intelkam monitoring kegiatan Rapat Forkopimda Kutai Timur Matangkan Kesiapan Daerah Jelang Ramadan 1447 H
Sangatta – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kutai Timur menggelar rapat koordinasi guna mematangkan kesiapan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, ketertiban, stabilitas sosial, ketersediaan bahan pokok, serta kelancaran pelayanan publik menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.
Rapat tersebut dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, pukul 10.15 Wita, bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kutai Timur, Jalan A.W. Syahrani, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Kutai Timur, Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si., dan dihadiri oleh Ketua DPRD Kutai Timur Jimmi, S.T., M.T., Kajari Kutai Timur Reopan Saragih, S.H., M.H., unsur TNI-AL, TNI-AD, Polri, Pengadilan Negeri, serta perwakilan Kesbangpol Kutai Timur.
Dalam arahannya, Bupati Kutai Timur menyampaikan bahwa kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya banjir, masih terus berlangsung dan membutuhkan kesiapsiagaan yang terkoordinasi secara sinergis dengan seluruh unsur vertikal. Ia menekankan pentingnya langkah antisipatif jelang Ramadan agar aktivitas masyarakat dapat berjalan aman dan tertib.
Sementara itu, Ketua DPRD Kutai Timur menyoroti potensi kerawanan keamanan akibat banyaknya rumah kosong selama Ramadan serta meningkatnya pendatang dari luar daerah. Ia juga mengingatkan potensi pasang air laut tertinggi yang diperkirakan terjadi pada awal Maret 2026.
Wakapolres Kutai Timur, KOMPOL Ahmmad Abdullah, S.H., M.H., menegaskan komitmen Polres Kutai Timur dalam mendukung penuh upaya pemerintah daerah dan Forkopimda untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama Ramadan. Polres akan meningkatkan kegiatan preventif dan preemtif melalui patroli rutin, pengamanan tempat ibadah, pengawasan aktivitas masyarakat, serta penegakan hukum secara humanis. Selain itu, Polres juga telah membentuk Satgas Pangan dan melakukan pemetaan kerawanan guna mengantisipasi gangguan distribusi bahan pokok.
Kajari Kutai Timur menambahkan pentingnya pengawasan terhadap tempat hiburan malam, peredaran uang palsu, serta potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan. Ia merekomendasikan pelaksanaan operasi pasar dan pengawasan ketersediaan gas LPG, serta penyesuaian jam pelayanan selama bulan puasa.
Dari unsur TNI AL, Danlanal Sangatta menyatakan kesiapan dalam mendukung stabilitas keamanan wilayah serta mendorong pembenahan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) agar hasil tangkapan nelayan lebih terserap di daerah. Sementara itu, perwakilan Kodim 0909/KTM menyoroti dampak cuaca terhadap sektor pertanian serta menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Program Asta Cita Presiden melalui kegiatan KTMP dan Satgas Jembatan di wilayah Cipta Graha.
Sebagai hasil rapat, Forkopimda menyepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya peningkatan kewaspadaan bencana banjir, pengamanan 18 titik rawan kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Nasional, koordinasi dengan Kementerian PUPR terkait infrastruktur jalan, stabilisasi harga bahan pokok melalui operasi pasar, penerbitan edaran Bupati terkait jam operasional pelayanan publik dan penertiban tempat hiburan malam, serta koordinasi lintas OPD menghadapi momen Imlek, Ramadan, dan Idulfitri.
Rapat Forkopimda Kabupaten Kutai Timur berakhir pada pukul 12.30 Wita dalam keadaan aman dan kondusif. Seluruh pihak berkomitmen memperkuat sinergi demi terciptanya suasana yang aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan 1447 H.

Tinggalkan Balasan