
Meski demikian, Tandra turut menyoroti antrean kendaraan yang sempat terjadi di kawasan Pelabuhan Gilimanuk. Ia menilai hal tersebut perlu menjadi perhatian melalui koordinasi lintas sektoral agar dapat diantisipasi lebih baik ke depan. Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa secara umum arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan terkendali tanpa adanya peristiwa menonjol dari aspek keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menambahkan, meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan, manajemen lalu lintas yang diterapkan melalui Operasi Ketupat dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) mampu menjaga kelancaran arus perjalanan masyarakat. Keberhasilan ini juga ditandai dengan menurunnya angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban dibandingkan tahun sebelumnya, sebagai hasil dari sinergi pengamanan dan rekayasa lalu lintas yang optimal selama masa Lebaran 2026.

Tinggalkan Balasan