**JAKARTA –** Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu jaringan internasional seberat 32 kilogram yang diduga kuat berasal dari Malaysia. Langkah penegakan hukum intensif ini merupakan bagian dari komitmen tegas Polri dalam memberantas jaringan peredaran narkoba global yang menyasar wilayah Ibu Kota dan sekitarnya pada Rabu (20/05/2026).

 

Dalam pengungkapan kasus besar ini, petugas di lapangan bergerak cepat mengamankan seorang pelaku pria berinisial VAR (32) di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Tidak berhenti di situ, petugas langsung melakukan pengembangan penyelidikan ke sebuah apartemen yang terletak di wilayah Kabupaten Bekasi. Di lokasi kedua tersebut, polisi kembali menemukan puluhan bungkus sabu. Sasaran utama dari operasi penindakan ini adalah untuk memutus mata rantai pasokan narkotika impor, mengamankan barang bukti berkadar tinggi, serta menyelamatkan jutaan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan barang haram.

 

Selain menyita total barang bukti sabu seberat 32 kilogram, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti penunjang lainnya di tempat kejadian perkara (TKP). Di antaranya berupa timbangan digital, alat pemotong, tas besar yang digunakan sebagai media penyimpanan, serta telepon genggam yang diduga kuat dipakai pelaku untuk mendukung operasional peredaran narkotika tersebut.

 

Melalui pendekatan pemolisian yang tegas, terukur, namun tetap humanis, komitmen dalam memberantas peredaran gelap narkoba ini senantiasa diselaraskan hingga ke tingkat satuan kewilayahan jajaran, termasuk oleh personel di Polsek Muara Ancalong. Langkah ini dilakukan guna membentengi seluruh wilayah hukum dari infiltrasi narkotika demi mewujudkan ruang hidup masyarakat yang bersih, sehat, dan bebas dari narkoba.

 

Seluruh rangkaian proses penangkapan pelaku beserta penyitaan barang bukti narkotika jaringan Malaysia tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolda Metro Jaya guna proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut, sementara situasi kamtibmas secara umum dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.