Krisis air bersih yang melanda Pulau Penyengat akibat musim kemarau panjang mendapat perhatian dari Polri. Polsek Tanjungpinang Kota menyalurkan 25 ton bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan air selama hampir dua bulan. Diketahui, sejak awal Agustus 2026 hingga saat ini, Polri telah mendistribusikan 70 ton air bersih ke sejumlah wilayah, termasuk Kampung Bugis, Senggarang, Pulau Penyengat, dan Lapas Kampung Jawa. Ketua RT 02 Penyengat, Bambang Sumardi, menyampaikan bahwa kondisi kekeringan membuat 27 sumur di 5 perkampungan mengalami kekeringan dan air terasa asin. Bantuan air bersih tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Polsek Tanjungpinang Kota juga menyampaikan apresiasi kepada para pengusaha air bersih yang turut mendukung kegiatan kemanusiaan ini.