
Kutai Timur — Polres Kutai Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat melalui Program Jembatan Merah Putih. Program ini merupakan inisiatif Polres Kutim dalam merenovasi sejumlah jembatan di wilayah pedesaan guna meningkatkan konektivitas, keselamatan, serta kesejahteraan masyarakat.
Salah satu realisasi program tersebut diwujudkan melalui kegiatan Launching Renovasi 13 Jembatan Merah Putih yang dilaksanakan di Desa Kelinjau Ilir, Kecamatan Muara Ancalong, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Tambak 4 RT 005, dengan agenda pembersihan sekaligus penyelesaian Jembatan Tambak 4 yang menjadi penghubung vital antara Desa Kelinjau Ilir dan Desa Kelinjau Ulu.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Muara Ancalong IPTU Erwan Tri Yunanto, bersama personel Polsek, personel pemadam kebakaran, serta masyarakat dari Desa Kelinjau Ilir dan Kelinjau Ulu yang turut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong.
Jembatan Tambak 4 dengan panjang 10 meter dan lebar 3 meter ini memiliki peran penting sebagai akses utama masyarakat dalam beraktivitas, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Melalui renovasi ini, jembatan kini menjadi lebih layak, aman, dan nyaman untuk dilalui.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menyampaikan bahwa Program Jembatan Merah Putih merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung pembangunan nasional dari tingkat daerah.
“Program Jembatan Merah Putih ini adalah wujud kepedulian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Kami ingin memastikan akses transportasi warga dapat berjalan dengan baik, aman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar AKBP Fauzan Arianto.

Tinggalkan Balasan