**BALIKPAPAN** – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur melalui jajaran Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) gencar memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas guna melindungi masyarakat dari maraknya kejahatan siber (*cyber crime*). Langkah preventif ini digalakkan menyusul masih sering ditemukannya modus penipuan online yang memanfaatkan psikologis korban dengan iming-iming hadiah gratis maupun undian berhadiah ratusan juta rupiah yang datang secara mendadak.
Kampanye literasi siber ini terus disosialisasikan demi mengantisipasi taktik para pelaku kejahatan digital yang kian beragam. Modus yang sering dijumpai di tengah masyarakat meliputi pengiriman pesan instan melalui aplikasi WhatsApp, panggilan telepon dari nomor asing yang tidak dikenal, hingga penyebaran tautan (*link phising*) mencurigakan di berbagai platform media sosial yang dirancang untuk mengelabui korban.
Tujuan mendasar dari penyebaran imbauan ini adalah untuk membangun kewaspadaan masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh keuntungan instan, sekaligus mempersempit ruang gerak para pelaku penipuan online. Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk selalu memegang teguh tiga aturan emas dalam mengamankan diri di dunia digital, yaitu jangan pernah mentransfer uang muka atau pajak di awal dengan alasan apa pun, menjaga kerahasiaan data pribadi seperti KTP, nomor rekening, serta kode OTP, dan selalu melakukan verifikasi keabsahan informasi langsung melalui situs atau kanal resmi instansi terkait. Komitmen penguatan keamanan digital di tingkat polda ini senantiasa diselaraskan dengan fungsi pembinaan di tingkat kewilayahan, termasuk Polsek Muara Ancalong, yang rutin melaksanakan dialog siber dan sosialisasi kepada warga di wilayah hukumnya demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.
Melalui slogan “Saring sebelum sharing, verifikasi sebelum transaksi”, Polri mengajak masyarakat untuk lebih cerdas dan kritis dalam menanggapi setiap pesan yang mencurigakan. Seluruh jalannya edukasi anti-penipuan online di wilayah hukum Polda Kaltim terpantau berjalan dengan tertib dan mendapatkan respons positif dari warga digital.