**LAMPUNG** – Suasana duka mendalam menyelimuti prosesi pemakaman kedinasan Bripka (Anumerta) Arya Supena, anggota Ditintelkam Polda Lampung, yang gugur saat menjalankan tugas melindungi masyarakat. Upacara penghormatan terakhir yang berlangsung pada Senin (11/05/2026) ini dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polda Lampung dan rekan sejawat almarhum.

 

Peristiwa tragis tersebut terjadi ketika almarhum dengan berani mencoba menggagalkan aksi pencurian sepeda motor oleh dua orang pria di wilayah Labuhan Ratu. Dalam upaya menghentikan para pelaku, almarhum ditembak dari jarak dekat hingga mengalami luka kritis. Meski sempat dilarikan dan mendapatkan perawatan medis secara maksimal di RS Bhayangkara Polda Lampung, nyawa sang Bhayangkara tidak tertolong akibat luka tembak yang dideritanya.

 

Sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi, keberanian, dan pengorbanan yang melampaui panggilan tugas, institusi Polri memberikan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) menjadi Bripka Anumerta. Tembakan salvo yang dilepaskan dalam prosesi pemakaman menjadi simbol penghormatan terakhir bagi almarhum yang telah memberikan segalanya demi keamanan masyarakat Bumi Ruwa Jurai.

 

Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk segera menangkap para pelaku. Saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pengejaran intensif guna memastikan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Seluruh rangkaian prosesi pemakaman berjalan dengan khidmat dan penuh rasa hormat, sementara situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Lampung tetap dipantau secara ketat agar tetap aman dan kondusif.