**PALEMBANG** – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dengan meluncurkan program pembangunan 50 titik sumur bor yang tersebar di 17 Polres/Polrestabes jajaran. Kegiatan yang diresmikan pada Senin (11/05/2026) ini merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.

 

Pembangunan infrastruktur air bersih ini menyasar lokasi-lokasi strategis yang sangat membutuhkan, mulai dari rumah ibadah, fasilitas pendidikan atau sekolah, hingga area pertanian produktif. Langkah tersebut diambil sebagai solusi konkret atas tantangan geografis di beberapa wilayah Sumatera Selatan yang selama ini masih kesulitan mendapatkan akses sumber air bersih yang layak untuk kebutuhan sehari-hari.

 

Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektoral yang kuat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan produktivitas ekonomi lokal melalui ketersediaan air yang stabil.

 

“Apa yang kita resmikan hari ini adalah hasil kebersamaan. Polri tidak bekerja sendiri, tetapi bergerak bersama pemerintah daerah, TNI, PDAM, para mitra, dan seluruh elemen masyarakat. Harapan kami, program ini tidak berhenti di angka 50 sumur bor, tetapi terus berlanjut sesuai kebutuhan masyarakat,” tutur Irjen Pol. Sandi Nugroho dalam sambutannya.

 

Melalui aksi nyata ini, Polri berharap dapat terus mempererat kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan daerah. Seluruh proses pembangunan dan peresmian sumur bor di berbagai titik tersebut dilaporkan berjalan dengan lancar, serta mendapat apresiasi positif dari warga yang kini dapat menikmati akses air bersih dengan lebih mudah dan efisien.