Duka menyelimuti keluarga besar Polri atas gugurnya personel Ditintelkam Polda Maluku, Briptu Nanda Tutupoho, yang meninggal dunia saat berupaya menyelamatkan seorang anak yang terseret arus laut di Pantai Nirun Lear Ngursoin, Desa Danar Ternate, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (21/6) lalu. Peristiwa bermula ketika seorang pelajar berinisial OPY (16) terjatuh dari tebing pantai dan terseret arus laut yang kuat. Tanpa ragu, Briptu Nanda langsung terjun memberikan pertolongan. Dalam proses penyelamatan, ia ikut terseret arus bersama Serda Rangga dari Lanud D. Dumatubun yang turut membantu aksi kemanusiaan tersebut. Berkat kerja sama, sang pelajar berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan saat ini masih menjalani perawatan medis.
Namun nahas, Briptu Nanda dan Serda Rangga yang membantu upaya penyelamatan harus gugur, setelah berjuang melawan derasnya arus laut. Pengorbanan mereka menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan, keberanian, dan pengabdian kepada masyarakat tidak mengenal batas ruang maupun waktu. “Polri berduka atas gugurnya Briptu Nanda Tutupoho saat berupaya menyelamatkan seorang anak yang mengalami musibah. Tindakan almarhum merupakan cerminan nyata nilai-nilai kemanusiaan, keberanian, dan pengabdian yang menjadi jati diri setiap insan Bhayangkara,” tutur Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K, M.I.Kom.