Polda Bengkulu masih melakukan proses identifikasi terhadap jenazah tanpa identitas (Mr. X) yang ditemukan di Pulau Enggano. Karena kondisi jenazah sulit dikenali akibat pembusukan, Biddokkes Polda Bengkulu telah mengambil dan mengirimkan sampel DNA ke Pusdokkes Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sampel DNA tersebut juga sedang dicocokkan dengan data 5 jurnalis dan 3 ABK yang dilaporkan hilang di wilayah hukum Polda Banten. Polda Bengkulu turut membuka Pos Ante Mortem di RS Bhayangkara Polda Bengkulu guna mendukung proses identifikasi. Hasil pemeriksaan DNA masih menunggu proses di Pusdokkes Polri. Polda Bengkulu akan menyampaikan perkembangan setelah hasil pemeriksaan diperoleh.