
**BALIKPAPAN** – Guna memastikan pelaksanaan seleksi penerimaan anggota Polri memegang teguh prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH), Tim Pengawas dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kalimantan Timur melaksanakan pengawasan melekat terhadap jalannya Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II. Kegiatan yang ditujukan bagi para calon Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 ini berlangsung di Klinik Tirta Medical Center, Balikpapan, pada Jumat (05/06).
Pengawasan ketat ini dipimpin oleh perwira penanggung jawab dari Itwasda Polda Kaltim dengan memantau langsung setiap tahapan pemeriksaan medis yang dijalani oleh para peserta seleksi. Aspek pemeriksaan dalam Rikkes Tahap II ini meliputi pengecekan kesehatan mendalam, seperti pemeriksaan laboratorium (darah dan urine), rekam jantung (EKG), rontgen, hingga pemeriksaan fisik luar dan dalam guna memastikan kondisi sersan taruna masa depan yang prima.
Tujuan utama dari pengawasan eksternal dan internal yang dilakukan oleh Itwasda ini adalah untuk mengeliminasi potensi penyimpangan, menjamin objektivitas hasil pemeriksaan, serta memberikan kepastian hukum bahwa proses rekrutmen berjalan secara adil dan bermutu. Melalui mekanisme pengawasan ini, Polda Kaltim berkomitmen melahirkan calon-calon perwira Polri yang berkualitas tinggi secara fisik dan mental. Penegakan integritas dalam proses seleksi di tingkat polda ini senantiasa diselaraskan dengan komitmen transparansi pelayanan publik yang dijaga oleh personel di tingkat sektor, termasuk Polsek Muara Ancalong, demi mewujudkan institusi Polri yang tepercaya dan presisi di mata masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Tahap II Seleksi Taruna/i Akpol di Klinik Tirta Medical Center Balikpapan tersebut berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan. Situasi di lokasi pelaksanaan dilaporkan aman dan kondu
sif.

Tinggalkan Balasan